Golden Cross dan Death Cross

Mungkin Anda sudah menyadari pentingnya fungsi crossover sebagai patokan untuk entry order. Namun, apabila Anda tidak mau untuk memakai kedua indikator di atas yang menurut Anda ribet dan susah? Saatnya untuk menerapkan sinyal GOLDEN CROSS dan DEATH CROSS! Mari kita identifikasi terlebih dahulu pattern seperti apa yang dikategorikan sebagai Golden Cross dan Death Cross:

GOLDEN CROSS → Sinyal Buy: Jika Short-term MA (Moving Average) cross over Long-term MA dari bawah ke atas:

image

DEATH CROSS → Sinyal Sell:
Jika Short-term MA cross over Long-term MA dari atas ke bawah.

image

GOLDEN CROSS dan DEATH CROSS pada chart:
USD/JPY, 30 minutes Chart. Dual Moving Averages Indicator: 25 period short-term MA, 75 period long term MA.

image

Bagaimana, cukup mudah dimengerti bukan? Untuk trader pemula yang masih takut atau tidak mau menggunakan indikator yang agak rumit, Golden Cross dan Death Cross ini sangat cocok untuk jadi sarana membiasakan diri trading denga indikator. Bagi yang sudah berpengalaman dan ingin menggunakan sinyal ini juga, jangan lupa untuk mengkombinasikan dengan indikator trend lain seperti RSI atau Stochastic untuk mendapatkan sinyal yang lebih akurat.

Catatan: Perhatikan bahwa analisa di atas hanya berupa penjelasan dan kami tidak bertanggung jawab atas trading Anda yang dilakukan atas dasar analisa ini! Keputusan terakhir dalam melakukan transaksi adalah tanggung jawab Anda!

(Ube)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s